top of page

Hadir di PIT & Mukernas Hisfarsi 2024, Djembatan Dua dan A&D Medical Hadirkan Solusi Alat Kesehatan

  • 12 Mei 2024
  • 1 menit membaca

Diperbarui: 12 Jun 2024


PT Djembatan Dua melalui A&D Medical mendukung kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Himpunan Seminat Farmasi Indonesia (Hisfarsi) 2024 yang berlangsung di Semarang pada 8-10 Mei 2024.


PIT Mukernas Hisfarsi 2024 mengangkat tema ā€œHospital Pharmacy Practice Transformation through Digitalization, Specialization, and Interprofessional Collaborationā€ dan dihadiri oleh sekitar 2.200 Apoteker.


Turut Hadir dalam kegiatan ini Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Ibu Rizka Andalucia;Ā Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Bapak Noffendri Rustam; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Ibu Yunita Diyah Suminar; Ketua Hisfarsi Jawa Tengah, Bapak Heru Dwi Purnomo; Kadinkes Kota Semarang, Bapak Mochammad Abdul Hakam; serta Business Associate Manager PT Djembatan Dua, Ibu Anggi Novia Anggraini Harahap.


A&D Medical bagian dari A&D Company, merupakan perusahaan global terkemuka dalam perangkat dan layanan pengukuran kesehatan dan biometrik yang terhubung untuk kesehatan konsumen dan manajemen kondisi kronis.


Pada acara ini, PT Djembatan Dua dan A&D MedicalĀ hadir untuk memberikan edukasi dan sosialisasi alat kesehatan Blood Pressure Monitor. Untuk menjaga kondisi kesehatan, pada booth A&D Medical juga dilakukan pengecekan tekanan darah gratis kepada seluruh peserta PIT Mukernas Hisfarsi 2024.




Commercial Director PT Djembatan Dua, Ibu Kansy Widiarty mengatakan bahwa PT Djembatan Dua memiliki solusi end-to end dalam pemasaran dan penjualan produk alat kesehatan mulai dari registrasi produk hingga layanan purna jual.


ā€œDengan end-to-end solutionsĀ yang dimiliki, PT Djembatan Dua telah dipercaya oleh sejumlah prinsipal global untuk memasarkan berbagai produk alat kesehatan berkualitas ke seluruh Indonesia,ā€ Kata Ibu Kansy.


Sesuai tema PIT & Mukernas Hisfarsi 2024, digitalisasi kesehatan dapat mempermudah akses pada pelayanan kesehatan. Dalam acara ini, apoteker juga diminta untuk mempererat kolaborasi dengan berbagai profesi di bidang kesehatan.

Ā 
Ā 
bottom of page